DPMPTSP KABUPATEN FAKFAK

Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu



Potensi dan Peluang Investasi


Sektor Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Fakfak berada pada Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) dengan estimasi potensi perikanan tangkap mencapai 1 juta ton/tahun dan potensi luasan budidaya rumput laut mencapai 962 Ha, dan keramba jaring apung mencapai 64 Ha. Jumlah produksi perikanan tangkap mencapai 8.199,1 ton dari tahun 2012-2016 dengan jenis ikan yang ditangkap adalah Tongkol (Euthynus affinis ), Cakalang ( Katsuwonus Pelamis ), Tuna (thunnus albacares) Kuwe ( Caranx ignobilis), Selar Kuning (Selaroides leptolepsi ), Kakap Merah (Lutjanus sp ), Kerapu ( Epinephelus fuscoguttatus ), Kurisi (Nemipterus nameptophorus), layang ( Decafterus ruselli ), Tenggiri ( Scomberomorus commersoni ), Cumi-Cumi ( Mastigoteuthis flammea ), Cucut Lanyam (Carcharhinus spp), Ikan-Ikan Karang, Pari ( dasyatis sp), dan LainLain. Produksi perikanan budidaya laut mencapai 264,37 ton pada tahun 2016 dengan jenis ikan yang dibudidayakan dalam keramba apung adalah Kerapu Macan (Ephinphelus fuscoguttatus) Kerapu Sunuk ( Plectropomus leopardus ), Napoleon (Cheilinus Undulatus), Kerapu Tikus (Cromyleptes altivelis) Produksi Rumput Laut (Eucheuma cottonii ) kering rata-rata pertahun 147,8 ton. Kabupaten Fakfak ini telah mengekspor 1,260,019 ton ikan pada tahun 2016. Selain itu Kabupaten Fakfak juga merupakan penghasil telur ikan terbang terbesar di wilayah Provinsi Papua Barat dengan hasil produksi rata-rata pertahun mencapai 261,38 ton. Peluang investasi sektor perikanan tangkap meliputi : 1. Armada Tangkap; 2. Cold Storage Kapasitas Besar; 3. SPBU untuk Kapal Tangkap; 4. Industri Pembuatan Alat Tangkap dan Budidaya; dan 5. Industri Bioteknologi bidang Perikanan. Sektor Perindustrian dan Perdagangan Sektor industri memberikan kontribusi cukup nyata terhadap PDRB Kabupaten Fakfak. Industri yang banyak dikembangkan di Kabupaten Fakfak antara lain industri sedang, industri kecil, dan kerajinan rumah tangga yang menghasilkan aneka produk olahan seperti kerupuk ikan, abon ikan, ikan asin, manisan pala, sirup pala, sirup rumput laut, dan anyam-anyaman. Jenis industri kecil tercatat 181 unit dengan 397 tenaga kerja, sedangkan untuk industri sedang sebanyak 41 unit dengan serapan 102 tenaga kerja. Pada sektor perdagangan, di Kabupaten Fakfak terdapat 1,267 kios, 500 toko, 87 restoran/ rumah makan dan 21 pasar tradisional, 7 pasar ikan, 2 pasar Rakyat serta satu pasar modern (Sumber Data: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Fakfak )

Kabupaten Fakfak menyimpan banyak potensi wisata yang sangat besar potensinya berupa keindahan pantai dan alam bawah laut (diving), air terjun, pendakian gunung dan lain sebagainya. Untuk objek wisata bahari penutupan terumbu karang sangat mempengaruhi keindahan dari pada objek wisata tersebut.

 

Patawana Beach

 

Pantai ini terletak di Distrik Fakfak Timur Tengah yang berjarak 32 Km ke arah timur dari Kota Fakfak dan dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat kurang lebih 45 menit. Selain itu, tempat ini dapat pula dijangkau dengan transportasi laut dengan jarak tempuh 1 jam dengan menggunakan speedboat. Dengan pemandangan alam dan laut yang menawan berupa pasir putih dan rimbunnya pepohonan, wisatawan dapat menikmati pantainya yang berpasir halus, snorkeling, renang, bersampan atau sekedar berjemur.

Wisata Bahari

1. Wambar Beach

Memiliki pemandangan alam yang menawan berupa pasir yang putih dapat di jangkau dengan roda dua dan roda empat dengan Jarak tempuh ±35km kearah timur dari kota kabupatenFakfak. Perairan tenang yang berada di Distrik Fakfak Timur Tengah ini sangat cocok untuk tempat bersantai sambil melakukan berbagai aktivitas bahari seperti snorkeling, renang dan bersampan atau sekedar berjemur di di pasir putih dan halus; jarak tempuh dari Ibu Kota Kabupaten ke wambar beach bisa juga menggunakan transportasi laut dengan jarak tempuh 1 jam setengah dengan menggunakan speed boat.

2. Pasir Putih Beach

Pantai yang berada di Distrik Fakfak Tengah ini dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat selama kurang lebih 30 menit dari Ibukota Kabupaten. Pantai yang panjang memiliki kemiringan yang sangat landai dan bentangan bentangan yang cukup lebar sehingga sering digunakan masyarakat untuk bermain voli pantai. Selain itu, dengan bentuk garis pantainya yang melengkung dan perairannya yang relatif tenang, menjadikan pantai ini kerap digunakan sejumlah nelayah untuk melabuhkan kapalnya pada saat-saat tertentu, pantai ini digunakan sebagi tempat digelarnya pentas hiburan.

Wisata Alam

1. Air Terjun Air Kiti-Kiti

Terletak di Distrik Karas. Air terjun yang diapit oleh bebatuan besar ini memiliki ciri khusus apabila dibandingkan dengan Air Terjun Lainnya. Air Terjun Air Kiti-kiti tidaklah berundak, melainkan langsung jatuh vertikal ke tepi Panti; Jarak tempuh dari Ibu Kota Kabupaten ke Wisata Alam ini dengan menggunakan sarana transporatasi Laut yakni Speed Boat dengan Jarak tempuk kurang lebih ±3 jam.

2. Air Terjun Ubadari

Air Terjun Ubadari terletak di Kampung Ubadari Distrik Kramongmongga. Waktu tempuh tempat wisata ini dari Kota Fakfak kurang lebih 1 jam dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Air terjun ini memiliki air yang jernih dan segar, melewati bebatuan yang bertingkat dan bermuara pada 3 buah kolam alam. Tempat wisata air terjun Ubadari ini sering dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun dari luar dengan jumlah pengunjung sekitar 50 Orang per hari.

3. Air Terjun Kayuni

Air Terjun Kayuni terletak di Distrik Kayuni, tepatnya di kampung Kayuni. Air yang jernih, melewati bebatuan yang bertingkat-tingkat dan bermuara pada 2 buah kolam alam. Gemericik serta jernih airnya akan menggoda anda untuk sejenak berendam seraya menikmati kesegaran dinginnya anugerah Tuhan. Tempat Wisata ini dapat di tempuh dengan kenderaan roda dua dan roda empat dengan waktu tempuh di perkirakan ±1jam.

4. Air Terjun Sakartemen

Air terjun ini terletak di Distrik Fakfak Tengah kampung sakartemen. Air terju n yang diapit oleh bebatuan besar ini memiliki ciri khusus apabila dibandingkan dengan Air Terjun lainnya. Air Terjun sakartemen tidaklah berundak, melainkan langsung jatuh vertikal ke muara kolam alam; ketinggian air terjun sakartemen ini di perkirakan 100M gemuruh suara air terjun ini menantang untuk ditaklukkan, selain itu terdengar pula kicau riang merdunya suara burung nuri dan kaka tua raja. Jarak tempuh dari kota kabupaten ke air terjun sakartemen kurang lebih 1jam dan tidaklah sulit karena bisa di tempuh dengan roda dua dan roda empat.

5. Pulau Tubir Seram

Wisata ini terletak di seberang kota Fakfak, dengan jarak tempuh ±5 menit menggunakan speedboat yang menyajikan pemandangan alam yang luar biasa. Terdapat tempat pemancingan dan berbagai jenis bunga serta terdapat Patung Krapangit Gewab atau di kenal dengan nama Monumen Perjuangan Merah Putih. Tempat ini merupakan wisata bersejarah.

6. Telapak Tangan Berdarah

Telapak tangan berdarah banyak di temui di Distrik Kokas pada lereng bukit di kampung Darembang. ini adalah salah satu sejarah perang perang dunia ke II dan belum ada para arkeologi yang melakukan penelitian.

Wisata Spiritual

Mesjid Tua Patimburak

Wisata ini berlokasi di kampung Patimburak Distrik Kokas,berjarak 46km dari ibu kota kabupaten. Merupakan mesjid tua yang di bangun pada tahun 1870 oleh pendiri Imam Abuhari Kilian. Bentuk arsitekturnya sangat khas dan mirip dengan bangunan Portugis . Mesjid ini melambangankan Simbol kerukunan beragama di Kabupaten Fakfak yang dikenal dengan semboyan Satu Tungku Tiga Batu. terlihat dari gambar bangunan tersebut dimana di atasnya berbentuk kubah dan bangunan bawahnya berbentuk bangunan gereja.

Wisata Budaya

Seni budaya yang dapat ditampilkan oleh Kabupaten ini yaitu: Tarian Totur, Sawat dan Tarian Hadarat. Tarian ini biasanya di tampilkan pada acara pertemuan, penjemputan dan lain sebagainya.

Sektor industri memberikan kontribusi cukup nyata terhadap PDRB Kabupaten Fakfak. Industri yang banyak dikembangkan di Kabupaten Fakfak antara lain industri sedang, industri kecil, dan kerajinan rumah tangga yang menghasilkan aneka produk olahan seperti kerupuk ikan, abon ikan, ikan asin, manisan pala, sirup pala, sirup rumput laut, dan anyam-anyaman. Jenis industri kecil tercatat 181 unit dengan 397 tenaga kerja, sedangkan untuk industri sedang sebanyak 41 unit dengan serapan 102 tenaga kerja.

Pada sektor perdagangan, di Kabupaten Fakfak terdapat 1,267 kios, 500 toko, 87 restoran/ rumah makan dan 21 pasar tradisional, 7 pasar ikan, 2 pasar Rakyat serta satu pasar modern (Sumber Data: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Fakfak )

Sektor peternakan di Kabupaten Fakfak yang telah dikembangkan mencakup produksi ternak besar, ternak kecil, dan unggas. Kegiatan peternakan yang telah dikembangkan meliputi peternakan Sapi, dan Kambing. Sementara jenis ternak unggas yang dikembangkan meliputi Ayam buras, ayam potong dan ayam petelur.

Kegiatan peternakan yang menonjol adalah peternakan Sapi yang dipusatkan Di Distrik Bomberay dan menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk mengembangkan Bomberay menjadi Distrik Agribisnis Peternakan. Luas Areal untuk kegiatan peternakan sangat potensial dan populasi Ternak Sapi saat ini meningkat, Sementara Masyarakat Kabupaten Fakfak menternakkan 5000 Sapi dan 100,00 kambing , serta 4.880 ayam buras 4.880 ayam pedaging dan 269 itik .

Sektor Kehutanan memiliki potensi yang sangat dominan karena hampir seluruh wilayah Kabupaten Fakfak masih di dominasi oleh hutan sekitar 81,5 % dari seluruh luas wilayah Fakfak. Tercatat Kabupaten Fakfak memiliki 509.630,45ha hutan, dengan rincian: Hutan Lindung (41,120.22 ha), Hutan Produksi Tetap (416,772.14 ha), hutan yang dapat dikonversi (55.838,88ha), hutan produksi terbatas ( 219.912,37ha) dan Hutan Produksi Konservasi (137.825,20ha) serta Areal Penggunaan Lain ( 96.054,70ha) Potensi hutan yang dimanfaatkan secara signifikan baru terbatas pada potensi kayu (timber) dengan penebangan yang hanya memanfaatkan potensi alami.

Potensi-potensi lain dari hutan berupa produk non kayu (rotan, damar, kulit kayu, kopal, nipah, akar-akaran tanaman obat, aneka tanaman eksotik) seperti tanaman hias dan anggrek, fauna-fauna endemik dan khas seperti buaya, berbagai aneka tanaman obat .

Komoditas perkebunan yang utama yang dikembangkan di Kabupaten Fakfak adalah pala Tomandin Fakfak (Myristica argentea, Warb). Pala Tomandin yang dikenal pula sebagai pala negeri merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat lokal yang telah dikembangkan sejak berabad-abad yang lalu. Luas lahan pala yang telah teridentifikasi melalui intepretasi data citra Alos pada tahun 2013 mencapai 16.733 Ha (tidak termasuk Distrik Karas). Seluruh wilayah Distrik di Kabupaten Fakfak ditumbuhi oleh tanaman pala ini kecuali Distrik Bomberay dan Tomage.

Bagian utama dari pala Fakfak yang diperdagangkan secara komersial dan dipasarkan ke luar Kabupaten Fakfak adalah biji dan fuli dengan produksi rata-rata pertahun mencapai 1.380,26 ton dari tahun 2010 sampai 2015. Hasil produksi tanaman pala berupa biji pala, fuli/bunga pala, dan daging pala di Ekspor ke Pulau Jawa dan Sulawesi. Sedangkan industri pengolahan ikutan dari tanaman ini adalah berupa produk manisan, dodol pala dan Sirup Pala. Komoditi lain yang terdapat di Kabupaten Fakfak adalah cengkeh dengan luas areal mencapai 25 ha dan produksi rata-rata mencapai 2 ton pertahun. tanaman kelapa dengan luas areal 216ha dengan produksi 152ton pertahun. Kakao luas areal 10ha dengan produksi 6 ton pertahun, serta kopi dengan luas areal 15ha dengan jumlah produksi 5 ton pertahun.

Pengembangan perkebunan pala sangat dimungkinkan mengingat masih terbukanya areal pengembangan tanaman dan peluang pasar domestik serta ekspor yang masih luas serta potensi untuk mengembangkan aneka produk turunan/olahan biji dan buah pala menjadikan agribisnis pada sektor pala ini masih terbuka lebar

Walau bukan temasuk daerah penghasil beras, dengan jenis tanah Podsolid Merah Kuning (PMK), Latosol, Organosol, dan Gley Humus, daerah ini memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan padi. Khusus Untuk Distrik Bomberay sedang di galakan program Argopolitan dengan ektensifikasi lahan lainnya di kembangkan sektor lokal di antaranya Komoditi Ubi Kayu
Ubi Jalar, kacang-kacangan dan buah-buahan. Kabupaten Fakfak juga menghasilkan Jagung (67 Ha) dan Ubi Kayu (25 Ha, 63 ton), Ubi Jalar (16 Ha, 15 ton) dan Kacang Tanah (4 Ha, 4 ton). Dari sisi hortikultura, Kabupaten Fakfak juga menghasilkan sayuran yaitu: Kacang Panjang (24 kwintal), Sawi (180 kwintal), Bayam (100 kwintal) dan Kangkung (1890 kwintal); serta buah-buahan antara lain Nanas, Durian, Pisang, dan Jeruk serta Lansa dan Rambutan.

Beberapa daerah yang dikategorikan memiliki lahan yang subur di Kabupaten Fakfak untuk pengembangan Tanaman pangan dan Hortikultura terdapat di Distrik Bomberay dan Karas potensi lahan pertanian di Kabupaten Fakfak adalah 590 ha (Padi) luasan panen 257 Ha dan hasil produksi 1.130 ton; 750 ha (sayuran) dan 800 ha (buah-buahan) yang tersebar di semua Distrik.
 

Layanan Perizinan

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu

Alamat Kantor : JL.Jendral Sudirman, Wagom, Fakfak, Papua Barat